Program Studi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Sebuah tim yang terdiri dari dosen dan mahasiswa terpilih sebagai bagian dari The Third Cohort of the Bioacoustics Equipment and Training (BEAT) Program for Indonesia and Malaysia. Program ini merupakan inisiatif pengembangan kapasitas di bidang bioakustik yang berfokus pada pemanfaatan teknologi untuk penelitian keanekaragaman hayati.

Tim terpilih tersebut terdiri dari Dosen Prodi Kehutanan, Nirmala Ayu Ariyanti, S.Hut., M.Sc., bersama empat mahasiswa, yaitu Andini Maya Sari, Moch. Rifqi Trisjuwono, Azril Insanizar Zulkivli, dan Daffa Hidayatullah. Keikutsertaan mereka dalam program ini menjadi bukti nyata kualitas sumber daya manusia di lingkungan Prodi Kehutanan UMM yang mampu bersaing di level regional.

Dalam program BEAT ini, tim akan mengusung penelitian berjudul “Passive Acoustic Monitoring (PAM) to Assess Acoustic Diversity and Activity Patterns of Birds Communities in Modified Riparian Landscapes.” Penelitian ini berfokus pada penggunaan teknologi Passive Acoustic Monitoring (PAM) untuk menganalisis keanekaragaman suara dan pola aktivitas komunitas burung di lanskap riparian yang telah mengalami modifikasi. Metode ini dinilai efektif dalam mendukung upaya konservasi karena mampu mengumpulkan data secara non-invasif dan berkelanjutan.

Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi tim, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika UMM. Program BEAT memberikan kesempatan bagi peserta untuk memperoleh pelatihan, pendampingan, serta akses terhadap peralatan bioakustik yang mendukung penelitian lapangan secara lebih mendalam dan modern.

Dengan keterlibatan dalam program internasional ini, diharapkan tim dapat mengembangkan riset yang berdampak nyata terhadap pengelolaan ekosistem, khususnya dalam memahami dinamika keanekaragaman hayati di kawasan riparian. Selain itu, pengalaman ini juga diharapkan mampu meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam bidang penelitian, teknologi, dan kolaborasi lintas negara.

Prestasi ini sekaligus memperkuat posisi Prodi Kehutanan UMM sebagai institusi yang aktif berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan konservasi lingkungan berbasis teknologi.