Gerakan Satu Juta Pohon: Kolaborasi Nyata untuk Bumi yang Lebih Lestari

Malang, 10 Januari 2026 – Dalam momentum peringatan Hari Gerakan Sejuta Pohon, Program Studi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Malang berkolaborasi bersama Forum Pohon Langkah Indonesia dan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur melaksanakan kegiatan Penanaman 1.000 Pohon di KHDTK Pujon Hill, Malang. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Menanam Pohon Nasional, sekaligus sebagai aksi nyata dalam mendukung rehabilitasi hutan dan penguatan fungsi ekologis kawasan. Kegiatan penanaman pohon ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari akademisi, mahasiswa, komunitas lingkungan, hingga perwakilan pemerintah daerah. Kolaborasi lintas sektor tersebut mencerminkan semangat gotong royong dalam menjaga keberlanjutan sumber daya alam, sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi sebagai pusat edukasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di bidang lingkungan dan kehutanan. Berlokasi di kawasan KHDTK Pujon Hill yang memiliki fungsi strategis sebagai laboratorium alam pendidikan kehutanan, kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada penanaman fisik semata, tetapi juga pada proses pembelajaran ekologis. Mahasiswa turut terlibat secara langsung dalam tahapan persiapan lahan, pemilihan jenis bibit, teknik penanaman yang tepat, hingga pemahaman mengenai pentingnya pemeliharaan tanaman sebagai bagian dari keberhasilan rehabilitasi hutan jangka panjang. Penanaman 1.000 pohon ini diharapkan mampu meningkatkan tutupan vegetasi, memperbaiki kualitas tanah, menjaga keseimbangan tata air, serta memperkuat fungsi kawasan sebagai penyangga ekosistem. Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga menanamkan nilai kesadaran lingkungan kepada generasi muda bahwa menjaga hutan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah atau praktisi kehutanan semata. Melalui kegiatan ini, Program Studi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Malang menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta membentuk karakter rimbawan muda yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga kepedulian sosial dan ekologis. Setiap bibit yang ditanam menjadi simbol harapan bahwa langkah kecil hari ini merupakan investasi besar bagi keberlangsungan kehidupan di masa depan. 🌏 Bersama kita hijaukan bumi. Mulai dari langkah kecil, untuk perubahan besar.

Praktek Umum Mahasiswa Kehutanan UMM 2026: Belajar Langsung dari Alam

Program Studi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Malang kembali melaksanakan kegiatan Praktek Umum sebagai bagian integral dari proses pembelajaran berbasis lapangan bagi mahasiswa. Kegiatan ini diselenggarakan pada 27 Januari – 2 Februari 2026 dan diikuti oleh mahasiswa sebagai upaya memperkuat pemahaman praktis terhadap ilmu kehutanan yang telah diperoleh secara teoritis di ruang kuliah. Praktek Umum merupakan salah satu tahapan penting dalam pendidikan kehutanan karena memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa untuk berinteraksi dengan ekosistem hutan secara nyata. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk memahami bahwa pengelolaan hutan tidak hanya berbicara tentang teori silvikultur, konservasi, maupun inventarisasi, tetapi juga menyangkut aspek sosial, ekologis, dan manajerial yang saling berkaitan dalam praktik di lapangan. Selama pelaksanaan kegiatan, mahasiswa melakukan serangkaian pembelajaran teknis, di antaranya pengenalan kondisi biofisik kawasan hutan, identifikasi jenis vegetasi, pengukuran parameter tegakan, pengamatan tanah dan topografi, serta pemahaman fungsi daerah aliran sungai dalam menjaga keseimbangan tata air. Mahasiswa juga dilatih menggunakan berbagai metode pengukuran dan pengamatan lapangan sebagai dasar dalam pengambilan data kehutanan yang akurat dan ilmiah. Selain aspek teknis, kegiatan ini menanamkan nilai penting mengenai pengelolaan hutan secara lestari (sustainable forest management). Mahasiswa diajak untuk melihat secara langsung tantangan yang dihadapi sektor kehutanan saat ini, seperti tekanan terhadap kawasan hutan, perubahan iklim, serta kebutuhan pembangunan yang harus tetap selaras dengan prinsip konservasi. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu membangun pola pikir kritis, solutif, dan bertanggung jawab terhadap keberlanjutan sumber daya alam. Praktek Umum juga menjadi sarana pembentukan karakter rimbawan muda. Melalui aktivitas lapangan yang menuntut kerja sama tim, kedisiplinan, ketahanan fisik, serta kemampuan beradaptasi dengan kondisi alam, mahasiswa belajar mengenai kepemimpinan, komunikasi, dan etika profesi kehutanan. Nilai-nilai tersebut menjadi bekal penting dalam menghadapi dunia kerja maupun pengabdian kepada masyarakat di masa mendatang. Lebih dari sekadar kegiatan akademik, Praktek Umum ini menghadirkan pengalaman reflektif bagi mahasiswa untuk memahami hubungan manusia dengan hutan sebagai sistem kehidupan. Hutan tidak hanya dipandang sebagai sumber daya ekonomi, tetapi juga sebagai penyangga ekologi, penjaga keanekaragaman hayati, serta bagian dari keberlanjutan peradaban manusia. Melalui kegiatan Praktek Umum Tahun 2026 ini, Program Studi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Malang terus berkomitmen menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan praktis, integritas profesional, dan kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Diharapkan para mahasiswa mampu menjadi generasi rimbawan yang siap berkontribusi dalam pengelolaan hutan Indonesia secara bijaksana, ilmiah, dan berkelanjutan.

Waktu Pelaksanaan Perkuliahan Bulan Ramadhan

Dalam rangka menghormati dan mendukung pelaksanaan ibadah di bulan suci Ramadhan, Universitas Muhammadiyah Malang menetapkan penyesuaian waktu perkuliahan bagi dosen dan mahasiswa pada Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026. Perkuliahan dilaksanakan dengan durasi setiap jam kuliah 30 menit yang dimulai pukul 07.30 WIB dan berakhir pukul 16.00 WIB, dengan jeda untuk pelaksanaan shalat berjamaah. Kegiatan akademik dihentikan sementara pada waktu Shalat Dhuhur (Adzan 12.00 WIB, Shalat 12.15 WIB) dan Shalat Ashar (Adzan 15.00 WIB, Shalat 15.15 WIB) guna memberikan kesempatan kepada seluruh sivitas akademika untuk menunaikan ibadah secara khusyuk. Adapun apabila perkuliahan melebihi waktu yang telah ditentukan, maka pelaksanaan menyesuaikan dengan jadwal waktu shalat sebagaimana ketentuan umum. Seluruh dosen dan mahasiswa diimbau untuk mengutamakan pelaksanaan shalat berjamaah di masjid kampus sebagai bagian dari penguatan nilai spiritual dan kebersamaan selama bulan Ramadhan. Demikian edaran ini disampaikan untuk menjadi perhatian dan dilaksanakan sebagaimana mestinya. Semoga kegiatan akademik tetap berjalan optimal serta membawa keberkahan bagi seluruh sivitas akademika.