Teknologi dalam Aksi: Kuliah Tamu Smart Patrol Kehutanan UMM

Program Studi Kehutanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menyelenggarakan kegiatan Kuliah Tamu bertajuk “Smart Patrol Information System for Forest Fire” pada Kamis, 11 Desember 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula GKB 4 Lantai 9, UMM Kampus III, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, dan wajib diikuti oleh seluruh angkatan mahasiswa Program Studi Kehutanan. Kuliah tamu ini menghadirkan narasumber dari instansi dan praktisi kehutanan yang berpengalaman dalam pengelolaan hutan dan pengendalian kebakaran hutan. Narasumber pertama adalah Ajat Sudrajat, S.H., Kepala Seksi Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Taman Hutan Raya Raden Soerjo, yang memaparkan peran pengelolaan kawasan konservasi dan keterlibatan masyarakat dalam upaya pencegahan kebakaran hutan. Narasumber kedua, Yophi Handoko, S.Hut, selaku Penyuluh Kehutanan dari Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Kalimantan, menyampaikan materi terkait penerapan Smart Patrol Information System sebagai sistem pemantauan dan pelaporan berbasis teknologi untuk mendukung deteksi dini serta penanganan kebakaran hutan dan lahan. Kegiatan kuliah tamu ini dimoderatori oleh Febri Arif Cahyo W., S.Hut., M.Sc., Dosen Program Studi Kehutanan UMM, yang memandu diskusi agar berlangsung interaktif dan aplikatif. Mahasiswa diajak untuk memahami bagaimana pemanfaatan teknologi informasi dapat meningkatkan efektivitas patroli hutan, pengambilan keputusan, serta koordinasi antar pihak dalam pengendalian kebakaran hutan. Melalui kuliah tamu ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga gambaran nyata mengenai tantangan dan praktik lapangan dalam pencegahan kebakaran hutan di berbagai wilayah Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen Program Studi Kehutanan UMM dalam menghadirkan pembelajaran kontekstual yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pengelolaan hutan berkelanjutan. Diharapkan, melalui kegiatan ini mahasiswa mampu meningkatkan wawasan, kompetensi, serta kesiapsiagaan sebagai calon rimbawan profesional yang adaptif terhadap inovasi dan berperan aktif dalam upaya perlindungan hutan dari ancaman kebakaran.